| Ketersediaan: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |

Konstruksi jaring sangkar batu sederhana, tidak memerlukan teknologi khusus, memiliki efek lanskap yang baik, dapat menyatu dengan lingkungan sekitar. Selain itu, ketahanan terhadap korosi dan daya tahan jaring sangkar batu juga menjadikannya bahan pelindung timbunan yang ekonomis dan praktis. Jaring bronjong galvanis dapat memastikan tidak berkarat di bawah air dalam waktu lama, dan biasanya dapat digunakan selama 30-50 tahun.


1. Persiapan konstruksi: Pilih batu yang sesuai dan jaring sangkar batu dalam jumlah yang cukup, dan tentukan rencana konstruksi.
2. Produksi jaring bronjong: jaring bronjong dijalin menjadi struktur jaring sesuai dengan spesifikasi desain, dan diisi dengan batu alam untuk memastikan kontak yang erat antar batu. 3. Konstruksi tanggul: Sesuai dengan persyaratan desain, jaring sangkar batu dipasang pada pondasi tanggul, dan jaring kawat dipasang dan dipasang dengan kawat besi. 4. Isi dan perbaiki: isi jaring sangkar batu secara merata dengan ukuran batu atau kerikil yang sesuai, dan padatkan lapis demi lapis untuk meningkatkan stabilitas. Penggunaan baut batu atau gravitasi akan menjadi jaring keramba batu padat pada pondasi atau tepian sungai.
5. Penutupan atas: Setelah jaring sangkar batu terisi, tutup bukaan atas tepat waktu untuk mencegah batu jatuh.
6. Pemeliharaan lanjutan: Setelah koagulasi, pekerjaan pemeliharaan lanjutan dilakukan.

